Tips Diet Olahraga Ampuh Bakar Lemak

Halo sobat Fazzura, kali ini kita akan bahas bagaimana cara olahraga efektif agar mampu membakar lemak jauh lebih efektif dan menjadi tips diet olahraga bersama dr. Sung. Pada kesempatan kali ini, dr. Sung akan membahas tentang : “Olahraga Apa yang Paling Membakar Lemak?”.

Diartikel ini tidak akan membahas jenis olahraga tertentu. Tetapi yang di bahas adalah pola latihannya. Pola olahraganya. Jadi secara umum, program latihan inidibagi dua.

Tips Diet Olahraga Ampuh Bakar Lemak

Yang pertama adalah LISS, atau Low Intensity Steady State. Dan yang kedua adalah HIIT, atau High Intensity Interval Training. Jadi, kedua program latihan ini berbeda. Yang pertama ingin di bahas adalah LISS atau yang biasa kita sebut dengan aerobic. Jadi ini berbeda definisinya dengan aerobik yang sedang anda pikirkan sekarang. Seperti ‘saya mau pergi olahraga dulu’. ‘Saya mau pergi aerobik dulu’. Jadi, hal ini berbeda. Aerobik yang saya maksudkan disini adalah dengan udara. With air. Sedangkan yang HIIT itu anaerobic. Penjelasannya seperti ini. Kita bahas dulu yang Low Intensity Steady State. Jadi LIIS ini adalah anda melakukan kegiatan olahraga seperti jalan santai, kemudian renang ringan, atau bersepeda santai. Jadi dengan kecepatan konstan dan tidak membuat denyut jantung anda berdebar dengan kencang. Dan bahkan sambil melakukan olahraga tersebut, anda bisa SMS’an, chatting, anda bisa ngobrol dengan teman anda. Jadi kelebihan dari olahraga ini yaitu 30 menit pertama yang dibakar adalah gula darah atau stok gula di dalam tubuh anda dulu. Kemudian 30 menit selanjutnya, barulah lemak anda dibakar. Jadi, misalkan anda berolahraga selama 45 menit. 30 menit pertama adalah gula dahulu yang dibakar. Setelah itu, baru lemak anda dibakar selama 15 menit. Dan lemak anda dibakar saat olahraga itu saja. Berbeda dengan HIIT.

Maksudnya disini adalah program latihan High Intensity Interval Training. Jadi, bukannya ditonjok. Bukan HIT dipukul. Maksudnya adalah program latihan seperti tadi. Dimana intensitasnya diatur. Mungkin gampangannya bisa kasih contoh begini. Anda yang sekarang sedang berjalan, tiba-tiba anda dikejar anjing. Itu tadi adalah prosesnya. Jadi anda berjalan dengan konstan, denyut jantung anda tidak terlalu berdebar kencang, tiba-tiba anda dikejar anjing dan anda lari secepatnya. Jadi, itu perbedaannya. Ketika anda lari secepatnya, denyut jantung anda akan berdegup kencang. Kemudian rasanya jantung seperti mau pecah. Dan otot-otot anda bekerja maksimal ketika berlari. Akhirnya, yang terbakar saat itu kalori. Itu pasti terbakar. Jadi yang pertama adalah gula. Karena pada malam hari saat anda tidur, lemak anda pun ikut terbakar. Jadi, bukan saat latihan saja lemak anda terbakar. “Lalu, olahraga apa saja dok yang bisa dilakukan dengan program latihan HIIT tadi?”.

Sebenarnya, semua olahraga bisa dilakukan dengan program latihan HIIT. Baik itu lari, renang, kemudian bela diri, dan sebagainya. Angkat besipun bisa. Tergantung apa yang anda lakukan sekarang dan carilah mentor atau coach untuk melatih anda dalam melakukan program ini. Misalkan sekarang anda bersepeda santai selama 30 seconds. 30 detik. Kemudian anda pacu sepeda anda dengan maksimal selama 30 seconds lagi. Apa yang terjadi?. Disitu akan terjadi kontraksi otot anda yang maksimal. Kemudian denyut jantung anda yang berdetak lebih kencang. Dan keesokan harinya, kemungkinan besar paha anda akan kram. Sama seperti orang yang tidak pernah lari, jalan santai 30 menit, kemudian lari sprint. Keesokan hari, pahanya kemungkinan besar akan kram. Jadi inti dari program HIIT ini adalah bukan lamanya waktu anda melakukan olahraga. Tetapi intensitasnya dinaikkan. Jadi, waktunya lebih singkat. Mungkin 10 hingga 30 menit. Ada yang mengatakan jangan lebih dari 40 menit. Lalu ada yang bertanya, “Mengapa lemak atau kalori tetap terbakar walaupun saya sudah tidak berolahraga seperti tersebut?”. Bahkan bisa sampai 14-48 jam kemudian. Ada yang namanya EPOC effect. Jadi EPOC ini kepanjangannya adalah Excess Post Exercise Oxygen Consumption.

Jadi setelah kita berolahraga dengan intensitas yang tinggi, contohnya tadi anda cuma jalan, tiba-tiba anda lari karena dikejar anjing. Itu membutuhkan oksigen lebih banyak dan membakar kalori lebih banyak. Bahkan, setelah anda selesai olahraga. Lebih mudahnya seperti ini. Anda yang cuma latihan fisik seperti biasa, dibandingkan latihan fisik dengan intensitas tinggi,. tentu saja akan membutuhkan kalori lebih banyak untuk dibakar dan oksigen lebih banyak untuk proses pembakaran kalori tadi. Jadi sederhananya seperti itu. “Lalu mana yang lebih baik untuk saya lakukan, ? Yang LISS atau yang HIIT?”.

Lakukan keduanya. Karena ada plus dan minusnya. Jadi, program HIIT ini tidak boleh anda lakukan setiap hari. Jadi, berikan waktu juga untuk tubuh anda beristirahat. Di sela-sela anda melakukan program HIIT, mungkin keesokan harinya anda bisa melakukan program LISS tadi. Jadi sudah tahu ‘kan?. Mungkin bagi anda yang bertanya, “Saya sudah menyapu lantai. Saya sudah mengepel lantai di rumah. Kok berat badan saya tidak turun-turun? Itu ‘kan sama saja dengan olahraga?”. Itu karena anda santai. Jadi, anda boleh menyesuaikan kedua program tadi. Dan sarannya, anda lakukan sesekali program HIIT. Karena program ini lebih ampuh pada proses pembakaran kalori dan pembakaran lemak, bahkan ketika anda sedang tidur. Efeknya tadi 14-48 jam.

Oke, semoga penjelasan ini menjawab pertanyaan anda yang bersumber dari dr. Sung. ‘Olahraga apa yang harus dilakukan untuk menurunkan berat badan alias tips diet olahraga atau membakar lemak saya lebih banyak’.

Salam SEHAT!